Bagikan Artikel

Sahabat Super Kidz pernah mendengar nama Kiai Marogan? Kiai Marogan adalah sebutan bagi KH. Mgs. Abdul Hamid. Beliau adalah salah satu ulama asal Kota Palembang yang juga melakukan perlawanan terhadap Belanda.

Kiai Marogan juga mendirikan dua masjid yang kini berada di tepian Sungai Musi. Namanya Masjid Kiai Marogan yang letaknya di belakang Stasiun Kereta Api Kertapati dan Masjid Lawang Kidul yang letaknya di kawasan 5 ilir Palembang.

Sahabat Super Kidz, wakaf  2 buah masjid yang dibangun dekat kawasan air ini, sebagai bentuk ketauladanan Kiai Marogan, betapa tokoh yang satu ini sangat menghargai nilai-nilai kearifan lokal, yaitu mempertahankan kawasan air sebagai salah satu sumber utama bagi kehidupan warga Palembang.

Sahabat Super Kidz, kedekatan Kiai Marogan dengan kawasan air inilah, membuat satu petuah yang sangat terkenal yaitu : Dimana Ada Air, Disitu Ada Kehidupan.

Kehidupan yang berdampingan dengan alam (kawsan air) membuat Kiai Marogan dicintai warga. Setiap Kiai Marogan menyusuri sungai dalam menyebarkan agama Islam warga selalu memberikan beliau hadiah berupa hasil perkebunan.

Hingga suatu ketika, saat Kiai Marogan hendak pergi shalat Jum’at di Masjid Agung Palembang menggunakan perahu.

Saat  melewati Sungai Tengkuruk dan persis lewat depan Rumah Tuan Residen Belanda yang dikenal dengan sebutan Rumah Orang Besak, Kiai Marogan dipanggil Tuan Residen.

“Ada apa Tuan memanggil hamba?” tanya Kiai Marogan.

“Apakah benar, kau pernah bilang dimana ada air, disitu ada kehidupan?” tanya Tuan Residen. Kali itu Kiai Maroganpun membenarkan.

Melihat keyakinan Kiai Marogan, Tuan Residen pun menantang Kiai Marogan membuktikan ucapannya.

“Kalau begitu, apakah di dalam buah kelapa itu ada kehidupan?” tuan Residen kali itu seolah menantang Kiai Marogan.

“Insyaallah, atas izin-Nya semua bisa terjadi, Tuan,” ujar Kiai Marogan yakin.

Kemudian dengan sombongya, Tuan Residen meminta salah satu pasukannya memetik buah kelapa langsung dari pohonnya.

“Jika benar di dalam kelapa ini ada kehidupan semacam ikan, Tuan Kiai dan keluarga akan dimuliakan. Namun jika tidak, hendaklah Kiai meninggalkan Bumi Palembang,” tuan Residen mengancam Kiai Marogan.

Namun Kiai Marogan tetap tenang dengan ancaman Tuan Residen Belanda. Dirinya yakin jika Allah Swt berkehendak maka akan ada kehidupan di dalam buah kelapa.

Apa yang terjadi kemudian Sahabat Super Kidz? Ketika itu, semua orang menyaksikan. Salah satu Pasukan Belanda membelah buah kelapa yang dipetiknya.

Kali itu semua orang terkejut. Saat buah kelapa itu terbelah, terdapat seekor ikan seluang yang keluar dari buah kelapa.

Kiai Marogan pun tersenyum dan menerangkan kepada Tuan Residen, jika itu semua bukti kekuasaan-Nya, bukan karena sihir atau kesaktian dirinya.

Nah, Sahabat Super Kidz, itulah salah satu kisah Kiai Marogan yang sangat terkenal di Sumatera Selatan, yang kemudian kisah ini banyak ditiru dalam salah satu adegan film yang bernuansa Islami.

Kecintaan Kiai Marogan pada alam, sebagai bukti beliau adalah mahluk yang selalu menjaga hubungan hamba dengan Sang Pencipta Alam. Cinta pada alam, sama halnya mencintai si pemilik alam dan isinya**.

Penulis : Kak Fika

Ilustrator: Kak Safwan

Editor : Kak Im

Sumber : Buku Manaqib Kiai Marogan – Karangan H Ahmad Fauzan Yayan

1 thought on “Kiai Marogan dan Ikan dalam Kelapa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *